Home / Alumni / Dies 64 Fakultas Ekonomi Soroti Pendidikan Akuntansi dalam Era Industri 4.0

Dies 64 Fakultas Ekonomi Soroti Pendidikan Akuntansi dalam Era Industri 4.0

Kemajuan teknologi saat ini jelas tidak dapat dibendung lagi. Seluruh elemen kehidupan manusia pun didorong untuk beradaptasi dengan perubahan yang pesat ini. Tidak terkecuali di bidang pendidikan ekonomi. Pengembangan ilmu khususnya bagi mahasiswa tentu perlu disesuaikan dengan perubahan dalam bidang ilmu maupun perubahan dalam teknologi dan masyarakat.

Pendidikan yang berinovasi menjadi tema besar yang diangkat dalam Dies Natalis ke-64 Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Parahyangan (FE Unpar). Perayaan Dies Natalis FE Unpar tahun ini diselenggarakan pada Jumat (25/1) bertempat di Aula FE Unpar. Sebagai orator, Dr. Amelia Setiawan CISA mengangkat tema “Akuntansi 4.0: Membayangkan Pendidikan Akuntansi dalam Era Revolusi Industri 4.0 dengan Systems Thinking

Acara dihadiri oleh Bendahara Umum Yayasan Unpar Johanes Bambang Harjono M.M., Wakil Rektor Unpar Bidang Akademik Paulus Cahyono Tjiang, Ph.D., Dekan FE Unpar Dr. Hamfri Djajadikerta, perwakilan Ikatan Alumni (IKA) Unpar dan IKA FE, pimpinan fakultas-fakultas Unpar, dosen dan tenaga kependidikan serta mahasiswa FE.

Mewakili Rektor, Wakil Rektor Paulus Cahyono Ph.D. memberikan selamat kepada capaian FE Unpar selama 64 tahun perjalanannya. Harapan masa depan FE Unpar kini menghadapi tantangan revolusi industri 4.0. “Siap atau tidak, ini (industri 4.0) sudah datang,” tegasnya. Tujuan akhir pendidikan, lanjutnya, kini menjadi pemenuhan visi, misi, dan sesanti Unpar. “Saya berharap Fakultas Ekonomi sebagai yang sulung bisa menjadi pelopor,” ujarnya.

Dalam laporannya, Dekan FE Dr. Hamfri Djajadikerta menyoroti berbagai kegiatan dan capaian FE Unpar selama 2018. Diantaranya mempertahankan akreditasi “A” (Sangat baik) pada program studi Sarjana Ekonomi Pembangunan, Manajemen, dan Akuntansi, juga inovasi dalam tridarma perguruan tinggi seperti Seminar Internasional EBCICON pada September 2018.

Puncak acara Dies Natalis diisi dengan orasi ilmiah dari Dr. Amelia Setiawan. Profesi akuntansi yang semakin penting perannya dalam dunia usaha mendorong perubahan dalam pendidikan tinggi akuntansi di era revolusi industri 4.0. Analisis system thinking menegaskan bahwa pendidikan akuntansi harus mempertimbangkan berbagai aspek seperti manajemen dan pengolahan data, yang pada akhirnya akan merubah peran akuntan 4.0.

“Revolusi industri 4.0 sudah terjadi, dan dampaknya terhadap pekerjaan terutama pekerjaan akuntan sudah di ambang pintu,” tegasnya. Kurikulum pendidikan akuntan kini harus disesuaikan dengan perkembangan dunia juga bidang ilmu lain, sembari tetap mempertahankan pembangunan karakter profesi akuntan.

Kemeriahan Dies Natalis FE semakin lengkap dengan persembahan dari mahasiswi-mahasiswi yang tergabung dalam Lingkung Seni Tradisional (Listra) serta Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Unpar. Selain itu, siswa-siswi dari SD Maria Bintang Laut menunjukkan kebolehannya memainkan angklung bersama, termasuk berkolaborasi dengan PSM Unpar. Acara ditutup dengan tiup lilin bersama dan penampilan KEPRI BAND yang beranggotakan sivitas akademika ekonomi.