Home / Berita Terkini / Dari, Oleh, dan Untuk Publik

Dari, Oleh, dan Untuk Publik

Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) senantiasa berupaya untuk mendukung pembelajaran yang berfokus pada sektor publik, ketatanegaraan juga pemerintahan, untuk menciptakan administrator publik.

Unpar melalui Program Studi Ilmu Administrasi Publik (Prodi IAP), memfasilitasi pembelajaran dengan fokus pada tiga kelompok bidang ilmu, yakni manajemen publik, kebijakan publik, dan organisasi publik.

Prodi IAP memiliki dua unit pendukung kegiatan pengajaran dan pembelajaran, yaitu Center of Public Policy and Management Studies (CPMS) yang berfokus pada kajian studi di bidang pemerintahan dan sektor publik, serta laboratorium publik yang bergerak di bidang pendidikan.

Mahasiswa juga aktif menggelar beragam kegiatan kemahasiswaan seperti praktik analisis masalah kebijakan dan seminar tahunan. Salah satu seminar yang diadakan membahas pelayanan publik.

Pada Oktober 2017, Himpunan Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik (HMPSAP) Unpar mengadakan seminar bertema “Peningkatan Pelayanan Publik di Wilayah Bandung Raya melalui e-Government”. Selain itu, ada Sidang Temu Akrab (STEAK) bagi mahasiswa baru dengan tema mengenai sosial politik, pemerintahan, dan topik terkait lainnya.

Di samping kegiatan kemahasiswaan di kampus, Prodi IAP secara rutin menyelenggarakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) yang diperuntukkan bagi mahasiswa tingkat akhir. Program ini bertujuan mempersiapkan calon lulusan agar lebih mumpuni, berbekal pengalaman dalam menghadapi dunia kerja.

Belajar bersama masyarakat

KKL menjadi salah satu bagian dari perkuliahan Prodi IAP Unpar. Bentuk program KKL ini yakni pengabdian kepada masyarakat.

Melalui KKL, mahasiswa didorong mengaplikasikan ilmu dan pengetahuan yang telah diperoleh semasa di bangku perkuliahan. Mahasiswa diterjunkan ke tengah masyarakat untuk belajar mengetahui secara langsung apa yang tengah dihadapi masyarakat, sekaligus membantu mencari solusi atas permasalahan tersebut.

Setiap tahun, kegiatan KKL berlangsung pada Agustus, jeda antara semester genap dan ganjil. Selama beberapa tahun terakhir, Garut menjadi lokasi tempat berlangsungnya KKL IAP.

Publik mengajar

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat juga diadakan oleh HMPSIAP Unpar melalui program Publik Mengajar, yaitu mahasiswa berkeinginan untuk mengabdikan ilmunya kepada komunitas anak jalanan di Bandung.

Pada 30 November 2017, program perdana Publik Mengajar diadakan selama dua hari, dengan sasaran siswa Sekolah Dasar (SD) yang tergabung dalam komunitas anak jalanan di kawasan Asia Afrika. Sebanyak 20 orang mahasiswa turut serta dalam program ini. Ilmu dasar seperti kemampuan Calistung (membaca, menulis, dan berhitung), mereka coba bagikan kepada komunitas tersebut.

Saat ini, program Publik Mengajar diperuntukkan bagi mahasiswa Prodi IAP. Tim Publik Mengajar juga mulai menjajaki sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) sebagai mitra kerja sama dalam pelaksanaan program tersebut.

Pusat kajian

CPMS yang berdiri di bawah naungan Prodi IAP Unpar mulai digagas sejak 1967. Keberadaan pusat kajian diperlukan sebagai respons terhadap pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Sesuai dengan Tri Dharma di bidang penelitian, tentu diperlukan wadah. Dan, salah satu tanggung jawab untuk pusat kajian ini, mengelola jurnal,” ungkap Ketua CPMS Dr. Ulber Silalahi.

Agenda rutin CPMS meliputi kegiatan penelitian, pelatihan, seminar, juga program kemitraan. Dalam pelaksanaannya, tim CPMS juga melibatkan mahasiswa untuk turut berkontribusi aktif dalam proyek penelitian serta penyelenggaraan kegiatan seminar dan pelatihan.

Saat ini, CPMS tengah berfokus pada program kemitraan dengan lembaga swasta. Salah satunya Graha Maria Annai Velangkanni, Medan, Sumatera Utara. Tim CPMS menulis biografi pendiri dengan judul Pastor James Bharataputra S.J., Misionaris Sejati dari India untuk Indonesia yang diterbitkan Unpar Press.

CPMS diharapkan dapat turut serta menyebar ilmu pengetahuan, hasil-hasil pemikiran, yang tidak hanya dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa dan dosen di lingkungan Unpar, tetapi juga oleh pihak luar. Peran CPMS bagi kontribusi pemerintahan Indonesia juga menjadi cita-cita di masa depan. Ulber yang merupakan Wakil Asosiasi Administrasi Publik Indonesia mengungkapkan, semoga pada masa mendatang, CPMS dapat berkontribusi aktif dalam pengambilan kebijakan publik di lingkup pemerintahan Indonesia.

 

Sumber: KOMPAS – Griya Ilmu (Selasa, 6 Maret 2018)