Home / Berita Utama / CPMS Unpar Gelar Semnas Bersama IAPA
Administrasi Publik

CPMS Unpar Gelar Semnas Bersama IAPA

Centre for Public Policy and Management Studies (CPMS) Program Studi Ilmu Administrasi Publik (Prodi IAP), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) menyelenggarakan serangkaian kegiatan Seminar dan Lokakarya Nasional bertemakan “Pengajaran Metodologi Penelitian Kualitatif untuk Administrasi Publik/Negara” pada 26-28 Juli 2016 lalu.

Kegiatan tersebut diikuti oleh 40 institusi dari berbagai daerah di Indonesia baik universitas, pemerintah daerah maupun institusi swasta dengan jumlah sebanyak 89 orang. Tiga di antara peserta yang hadir adalah guru besar dari sejumlah universitas yaitu Prof. Dr. H. Burhan Bungin, B.Sc., S.Sos., M.Si., Ph.D (Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya); Prof. Dr. Agus Sukristyanto, MS (Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya); dan Prof. Dr. Asna Aneta  (Universitas Negeri Gorontalo).

Pada 26 Juli, sejumlah peserta seminar dari berbagai daerah disambut oleh Dekan FISIP Unpar, Dr. Pius Sugeng Prasetyo; Ketua Prodi IAP, Dr. Tutik Rachmawati, MA; Dr. Ulber Silalahi, MA, sebagai ketua pelaksana beserta Kristian Widya Wicaksono, S.Sos., M.Si. dan Trisno Sakti Herwanto, S.I.P., MPA sebagai anggota pelaksana serta dosen Prodi IAP, Deny M. Tri Aryadi, M.Si. Acara pembukaan berlangsung hangat dan para peserta seminar menyampaikan kesan yang baik terhadap inisiatif CPMS Prodi IAP dalam menyelenggarakan seminar dan lokakarya dengan produk akhir diterbitkannya satu handbook tentang Metodologi Penelitian Kualitatif untuk Administrasi Publik/Negara.

Menghadirkan pembicara-pembicara terkemuka seperti Prof. Dr. Eko Prasojo, Mag. rer. Publ. (Ketua IAPA & Guru Besar Universitas Indonesia), Dr. Ulber Silalahi, MA (Dosen Unpar), Dr. Lina Miftahul Jannah (Dosen UI), Arundina Dijah Retno Pratiwi, Ph.D. (Dosen STIA LAN Bandung), dan Dr. Tutik Rachmawati, MA. (Dosen Unpar), acara seminar dan lokakarya dilanjutkan pada 27-28 Juli, bertempat di Aston Tropicana Hotel Cihampelas, Bandung.

Pada kegiatan seminar dan lokakarya tersebut, dikupas tuntas 7 (tujuh) paper utama dan 24 paper pemakalah tentang berbagai aspek metodologi kualitatif dalam penelitian administrasi publik/negara meliputi filsafat, teori hingga praktik penelitian kualitatif. Panitia juga memilih 3 (tiga) paper dan pemakalah terbaik dengan urutan sebagai berikut: (1) “Proses Kebijakan Energi Nasional Berbasis Bukti: Evidence Based Policy pada Kebijakan Sektor Energi” karya Wati Hermawati, MBA; Prakoso Bhairawa, S.IP., MA; dan Ishelina Rosaira, SE. (2) “Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif” karya Dr. H. Iwan Henri Kusnadi, S.Sos., M.Si., dan (3) “Realisme Kritis Sebagai Alternatif Baru Paradigma Penelitian Administrasi Publik” karya Ir. Dudi Hidayat, M.Sc.; Prof. Dr. Haula Rosdiana, M.A; dan Dr. Andreo Wahyudi Atmoko, M.Si.

Dalam kesempatan ini, seluruh peserta yang hadir sepakat mendeklarasikan berdirinya satu himpunan yaitu Asosiasi Peneliti Kualitatif Indonesia. Secara aklamasi, para peserta memilih Prof. Dr. H. Burhan Bungin, B.Sc., S.Sos., M.Si., PhD. (Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya) sebagai pembina dan Dr. Ulber Silalahi, MA (Unpar Bandung) sebagai Ketua Asosiasi.

Dengan terbentuknya Asosiasi Peneliti Kualitatif Indonesia ini, proses telaah dan penyempurnaan metodologi penelitian kualitatif di Indonesia diharapkan dapat terus berkembang serta hasil-hasil penelitian kualitatif dapat memberi kontribusi yang signifikan bagi perbaikan dan peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan Indonesia untuk kesejahteraan masyarakatnya.