Home / Berita Terkini / CONSULTI 2020, Perubahan Kecil Memberi Perbedaan Besar di Masa Mendatang

CONSULTI 2020, Perubahan Kecil Memberi Perbedaan Besar di Masa Mendatang

Pada Sabtu (29/8/2020), Divisi Kesejahteraan Mahasiswa Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Industri (HMPSTI) berkolaborasi dengan Divisi Penelitian dan Pengembangan HMPSTI mengadakan CONSULTI 2020. William Wong (Associate at Strategy& of PwC) diundang sebagai pembicara pada acara ini. .Kegiatan ini merupakan program kerja pertama HMPSTI yang bergerak mewadahi mahasiswa Teknik Industri Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) dalam mengaplikasikan ilmu Teknik Industri (proses konsultasi) di masyarakat (client) serta meningkatkan perekonomian usaha yang ada di masyarakat. 

CONSULTI 2020 memilih proses konsultasi menjadi cara dalam pengaplikasian ilmu Teknik Industri serta meningkatkan perekonomian usaha di masyarakat. Tema yang diangkat pada tahun ini adalah “Butterfly Effect” dimana suatu aksi perubahan kecil yang akan memberikan perbedaan yang besar kedepannya. CONSULTI 2020 mewadahi 48 peserta pada workshop akademik yang diberi nama Consult 101 dan 6 peserta yang berperan mengkonsultasikan usaha di masyarakat untuk mengaplikasikan ilmu Teknik Industri serta meningkatkan perekonomian usaha yang ada di masyarakat.

CONSULTI 2020 terdiri dari 4 rangkaian acara (fase), yaitu fase pembelajaran yang meliputi Consult 101, fase pengkajian masalah dan penghasilan solusi akhir, fase penyuluhan, dan fase pemberdayaan masyarakat.  

Consult 101

Pertama, workshop akademik yaitu Consult 101 diadakan secara daring dengan menggunakan media aplikasi Zoom. Tujuan diadakan workshop Consult 101 untuk menjadi salah satu cara dalam fase pembelajaran dalam mempersiapkan mahasiswa Teknik Industri UNPAR agar berpikir seperti seorang konsultan dalam pengkajian permasalahan yang ada. Penekanan pada proses berpikir yang telah disebutkan adalah pola pikir yang sistematis (terstruktur). 

Menurut Jeffrey Limaran (President CONSULTI 2020), acara workshop Consult 101 mendapat antusiasme yang tinggi dari mahasiswa Teknik Industri UNPAR. Hal ini ditunjukan dengan terpenuhinya seluruh kapasitas peserta Consult 101 hanya dalam waktu kurang dari 2 hari. Selain itu, salah satu peserta workshop Consult 101 mengatakan bahwa acara Consult 101 sangat menarik, sangat menambah wawasan, asik, dan memiliki study case yang sangat seru.

Pengkajian Masalah dan Penghasilan Solusi Akhir

Kedua, CONSULTI 2020 berada pada fase pengkajian masalah dan penghasilan solusi akhir. Client CONSULTI 2020 adalah usaha peuyeum di Kecamatan Cimenyan. Usaha peuyeum ini milik perseorangan yang bernama Pak Dadan. Pada fase pengkajian masalah dan penghasilan solusi akhir dilakukan pengumpulan data client, pengkajian masalah dan penghasilan solusi akhir yang dilakukan oleh salah satu divisi CONSULTI 2020 yaitu Divisi Project Management

Penyuluhan

Ketiga, fase penyuluhan dimana pada fase ini dilakukan pemaparan dan penjelasan pertimbangan solusi akhir (solusi yang telah disetujui baik dari pihak CONSULTI 2020 maupun juga client). Fase penyuluhan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan menambah wawasan client  terhadap alat pendukung yang diperlukan saat eksekusi solusi pada fase selanjutnya. Fase penyuluhan ini dilakukan dengan menggunakan media online

Pemberdayaan

Keempat, fase pemberdayaan dilakukan oleh Divisi Project Management dengan melakukan bimbingan lewat media online guna mendampingi client dalam melakukan solusi akhir. Bimbingan dimaksudkan agar client dapat melaksanakan solusi akhir yang diberikan baik dari segi sarana maupun langkah-langkah yang ada dalam melaksanakan solusi akhir tersebut untuk memastikan solusi yang dihasilkan dapat dilakukan untuk meningkatkan perekonomian usaha client CONSULTI 2020. 

Keempat rangkaian acara CONSULTI 2020 diatas diharapkan dapat menjadi wadah bagi mahasiswa Teknik Industri UNPAR dalam mengaplikasikan ilmu Teknik Industri di masyarakat dan meningkatkan perekonomian usaha yang ada di masyarakat. (/JNS,DAN – Divisi Publikasi. Sumber: Rilis Media CONSULTI 2020)