Home / Berita Terkini / “Citizen Hearing”, Wadah Pembelajaran Penduduk Desa

“Citizen Hearing”, Wadah Pembelajaran Penduduk Desa

Program Studi Ilmu Hubungan Internasional (HI) Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) bekerja sama dengan Yayasan Sayangi Tunas Cilik  menggelar acara “Citizen Hearing” pada 16-23 Maret 2017. Yayasan Sayangi Tunas Cilik merupakan salah satu NGO (Non-Governmental Organization) Indonesia yang berbasis di Amerika Serikat yaitu Save the Children. NGO ini memiliki tujuan untuk membantu anak-anak agar bahagia dan dapat tumbuh sehat dengan mencukupi kebutuhan hidupnya.

Dalam pelaksanaannya, HI Unpar yang terdiri dari beberapa dosen dan mahasiswa bersama dengan Yayasan Sayangi Tunas Cilik mengunjungi 15 desa yang tersebar di wilayah Bandung. Bentuk pelaksanaannya adalah FGD atau Focus Group Discussion dengan  perwakilan RT, RW, Kepala Desa, dan beberapa penduduk desa yang menjadi peserta diskusi. FGD menjadi wadah aspirasi, kritik, dan pembelajaran bagi penduduk dari setiap desa.

Tema yang diangkat cukup bervariatif mengikuti permasalahan apa yang terjadi di setiap desa, di antaranya adalah pernikahan anak, imunisasi anak, dan kematian bayi. FGD berjalan lancar dan memunculkan beragam polemik pembahasan yang menarik. Para peserta dari setiap desa merasa bersyukur karena menerima ilmu serta wawasan yang baru, sehingga dapat menyelesaikan permasalahan yang terjadi di desanya.