Home / Opini (page 5)

Opini

Inovasi dalam Sistem Pendidikan di Indonesia

Inovasi dalam Sistem Pendidikan di Indonesia

Menurut sebuah survei yang dilakukan oleh Programme for International Student Assessment (PISA) pada tahun 2012, siswa‐siswi Indonesia berumur 15 tahun berada dalam posisi ke‐64 dari 65 negara dalam kemampuan di bidang matematika, membaca, dan ilmu pengetahuan alam. Sangat disayangkan untuk Negara Indonesia, sebuah negara yang penuh akan keberagaman dan kekayaan …

Read More »

Cara Pandang Antisipatif

Cara Pandang Antisipatif

Martin Heidegger pernah mengatakan, “Kesadaran berbicara hanya dan terus menerus dengan cara tetap diam. “Mengapa kita terkejut dan serba tak siap dengan kejadian-kejadian yang buruk? Mungkin banjir, longsor, dan kecelakaan yang terjadi di sekitar kita menunjukkan pudarnya daya imajinasi di depan begitu kuatnya daya spekulasi.   Kekacauan di Jalan Turunlah …

Read More »

Mengapa Mahasiswi Lebih Banyak daripada Mahasiswa?

Mengapa Mahasiswi Lebih Banyak daripada Mahasiswa?

P. Krismastono Soediro, Kepala Kantor Yayasan Unpar Di seluruh dunia pada tahun 2015 diperkirakan terdapat 481 juta perempuan berusia di atas 15 tahun  yang  sama  sekali tidak dapat membaca,demikian laporan Gender and EFA 2000‐2015: Achievements and Challenges , yang dipublikasikan oleh UNESCO, khususnya UNGEI (United Nations Girls’ Education Initiative). Walaupun …

Read More »

Gender, Hukum, dan Pendidikan

Gender, Hukum, dan Pendidikan

Dr. Niken Savitri, S.H., MCL., dosen Fakultas Hukum Unpar sejak 1992 (Saat ini menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Aakdemik FH Unpar)   Gender adalah konstruksi sosial maupun kultural yang dilekatkan oleh masyarakat kepada kelompok laki‐laki dan perempuan. Budaya adalah faktor yang sangat berpengaruh dalam konstruksi gender. Indonesia adalah negara dengan …

Read More »

China and Beyond

China and Beyond

Emily Tahar (Mahasiswa Prodi Ilmu Hubungan Internasional Unpar)   Flashback to the year 2000. While countries all over the world were trying to invent touch screen phones, computers smaller than a boom box, and even a cure for dengue fever, China was already in the process of creating a youth …

Read More »

Menjadi “Manusia-Manusia UNPAR”

Menjadi Manusia-Manusia Unpar

Robertus Bambang M. (Mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum)   Pada umumnya, setiap insan manusia terlahir dalam keterbatasan. Konteks keterbatasan berarti ketika manusia lahir di dunia, mereka dalam keadaan tidak memiliki kemampuan apapun baik secara batiniah maupun lahiriah.  Namun seiring berjalannya waktu melalui proses kehidupan, segala keterbatasan tersebut berangsur-angsur hilang. Manusia …

Read More »

Perguruan Tinggi sebagai Kekuatan Emansipatoris

Albertus Gatot Hendrasto

Albertus Gatot Hendrasto (Mahasiswa Program Studi Ilmu Filsafat)   Membaca Gerak Jaman Seorang sosiolog dan antropolog Indo-nesia, Ariel Heryanto mengatakan dalam tulisannya yang berjudul “Industrialisasi Pendidikan” bahwa gelombang globalisasi  telah membawa perubahan besar bagi negara-negara berkembang (Indonesia) diberbagai bidang, termasuk pendidikan. Perubahan dalam bidang pendidikan itu ditandai dengan adanya pergeseran …

Read More »

Danau Toba, Konservasi dan Edukasi

Oleh: Mangadar Situmorang Determinasi pemerintah untuk menjadikan kawasan Danau Toba sebagai destinasi pariwisata internasional didasarkan pada penilaian (appraisal) ekonomis dan nirekonomis. Sebagaimana dikemukakan para pejabat terkait, secara global sektor pariwisata kian signifikan bagi pertumbuhan ekonomi dunia dan secara nasional pariwisata diproyeksikan menjadi penyumbang devisa terbesar. Sebagai bagian dari kalkulasi ekonomi …

Read More »