Home / Berita Terkini / Buku “Terorisme: Tinjauan Psiko-Politis, Peran Media, Kemiskinan dan Keamanan Nasional” karangan Sukawarsini Djelantik, Ph.D

Buku “Terorisme: Tinjauan Psiko-Politis, Peran Media, Kemiskinan dan Keamanan Nasional” karangan Sukawarsini Djelantik, Ph.D

Telah diluncurkan buku “Terorisme: Tinjauan Psiko-Politis, Peran Media, Kemiskinan dan Keamanan Nasional”  karangan Sukawarsini Djelantik, Ph.D atas kerja sama UNPAR dengan Yayasan Obor Indonesia.   Sukawarsini Djelantik, Ph.D adalah  Dosen pada Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Katolik Parahyangan Bandung. Ia mengajar pada program Sarjana dan Pasca sarjana, dalam mata kuliah Diplomasi, Komunikasi Internasional, Studi Kawasan, Hubungan Internasional di Asia-dan Pasifik, seminar, dan skripsi.

Dalam resensinya, buku ini membahas tentang mengapa seseorang menjadi teroris? Apakah teroris umumnya memiliki sifat-sifat atau karakteristik khusus? Apakah terorisme terkait kemiskinan? Bagaimana kaitan terorisme dengan keamanan nasional?  Buku ini menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dari segi psikologis dan politis. Buku ini mengekplorasi dan mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terorisme sehingga dapat memberikan masukan mengenai upaya-upaya penanggulangan, khususnya di Indonesia.

Pembahasan mencakup berbagai profil kelompok teroris, termasuk kelompok yang “berbasis agama”, terutama yang berasal dari kawasan Timur Tengah: Al-Qaeda, Hizballah, Harakat al-Muqawana al-Islamiyyah (HAMAS), dan Al-Jihad. Kelompok-kelompok tersebut ditengarai memiliki hubungan baik langsung maupun tidak langsung dengan kelompok-kelompok teroris di Indonesia.

Bagaimana terorisme di Indonesia, dan apa persoalan-persoalan yang tengah dihadapi juga dibahas secara lengkap, termasuk profil organisasi dan keberadaan Jemaah Islamiyah (JI). Terorisme juga dibahas dalam skala global, mencakup peran kelompok teroris sebagai bahan kajian dalam ilmu Hubungan Internasional, dan posisi teroris sebagai aktor-aktor bukan negara (non-state actors), dalam pandangan ilmuwan Hubungan Internasional.

Diharapkan buku ini dapat menambah wawasan kita mengenai masalah terorisme yang sedang merebak di Indonesia.