Home / Bhinneka Tunggal Ika

Bhinneka Tunggal Ika

Pluralitas (ke-bhinneka-an) adalah suatu fakta yang terberi. Ia merupakan kenyataan yang tidak bisa ditolak, dihindari dan disangkal. Pluralitas dalam hal ini bisa merupakan anugerah sekaligus ancaman. Identitas sejati hanya ditemukan dalam keberbedaan dan keberagaman. Seperti taman bunga dengan aneka warna dan jenis tanpa menghilangkan keindahan bunga dengan warna tertentu. Hidup dalam keberagaman dijiwai semangat pluralisme, bukan eksklusivisme atau inklusivisme. Eksklusivisme melihat kebenaran hanya satu yaitu pada pahamnya dan yang lain salah. Inklusivisme ada nuansa monopoli kebenaran diri; yang lain tetap benar namun yang paling benar adalah dirinya. Sementara itu, pluralisme memahami ada banyak kebenaran. Keberagaman kebenaran diterima sebagai ciptaan Allah yang terberi (kodrati). Dengan demikian kita dapat mengatakan bahwa keberagaman adalah kebenaran ilahi.

Pluralisme memandang kebenaran dengan cara korelasional sekaligus dualistik. Artinya, realitas didekati secara dualitas yang tidak bertentangan namun secara seimbang saling melengkapi, bukan either/or tetapi bothand. Pendekatan tersebut bersifat imperatif kategoris (mengikat secara mutlak). Contohnya adalah keseimbangan antara rasionalitas- spiritualitas, intelektual-spiritual; tubuh- jiwa; jasmani-rohani dan humanis- religius, iman dan akal (fides et ratio).

Lebih lanjut, keberagaman mensyaratkan kebenaran yang autentik dan unik. Autentik berarti bahwa penghayatan berasal dari dalam diri setiap pribadi, tidak dogmatis, doktrinal dan tidak larut serta hanyut dalam opini publik. Unik berarti bahwa setiap pribadi memiliki jati diri yang istimewa. Selain itu, pluralisme mengindahkan prinsip saling pengertian, toleransi, dan dialog. Pluralisme mengakui bahwa setiap pribadi itu bermakna dan bernilai tak terbatas. Karena itu, pluralisme menjunjung prinsip mau saling mengerti, bukan menentang tetapi mau memahami, toleransi, dialog yang berarti juga kesiapan diri untuk dikoreksi, dan bersedia untuk mengakui kesalahan serta terbuka untuk berubah.