Home / Berita Terkini / Bengkel Sains Unpar

Bengkel Sains Unpar

Semasa menduduki bangku sekolah dahulu, biasanya guru-guru memberikan eksperimen sains sederhana. Seperti, eksperimen erupsi gunung vulkanik, cara membuat periskop, atau sekadar membuat magnet. Setali tiga uang. Sambil bermain-main dengan eksperimen, ilmu yang didapatkan pun begitu melimpah. Kegembiraan anak-anak sekolah melakukan eksperimen mendorong keinginan untuk memahami sains lebih dalam.

Itulah salah satu tujuan kegiatan Bengkel Sains Unpar (BSU) yang mengenalkan ilmu sains dengan cara yang menyenangkan dan interaktif kepada pelajar SMP dan SMA untuk menghapus mindset bahwa sains itu sulit. BSU merupakan bagian dari kegiatan akademis kemahasiswaan Program Studi Fisika (Prodi Fisika) Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) yang membawa misi ‘to bring the excitement of learning science to all kids and to all people around the world’.

Berangkat dari inisiatif alumni Prodi Fisika Unpar, para mahasiswa aktif yang direkrut ke dalam BSU ini mengajarkan modul-modul fisika melalui praktikum ekstrakurikuler. Sehingga, para siswa SMP dan SMA yang bekerja sama dengan BSU lebih memahami penerapan teori fisika di dalam kehidupan sehari-hari.

Sampai dengan saat ini, kegiatan yang sudah dilaksanakan sejak 2008 itu sudah melibatkan beberapa sekolah di Kota Bandung dalam proses pengajaran dan bimbingan. Ketua BSU Putri menyebutkan, saat ini, BSU sedang melaksanakan kegiatan rutin mengajar di SMAK 1 BPK Penabur Bandung,  SMP Santa Angela Bandung, SMP Santa Maria Bandung, SMP Santa Ursula,  SMP Ignasius Slamet Riyadi,  SMP Pandu,  SMP dan SD Eagle. Selain itu, lanjutnya, BSU selalu siap bekerja sama dengan sekolah-sekolah dalam mengadakan sebuah acara, seperti seminar atau lokakarya yang bertema sains.

Materi yang diajarkan pun sangat variatif, tambah Putri, seperti, membuat es krim, kapal uap sederhana, bridge building, menara sedotan, giant toothpaste, roket air sederhana, stress ball, tegangan permukaan, lava lamp, surat rahasia, dan masih banyak lagi. “Belum ada proyek besar yang sedang dilakukan, namun BSU sedang mempersiapkan materi yang lebih menarik untuk diajarkan kepada siswa SD, SMP, dan SMA,” ujar Putri ketika dihubungi Tim Publikasi Unpar.

Karena tingkat pendidikan yang berbeda, tingkat kesulitan materi yang diberikan ke masing-masing jenjang sekolah pun berbeda. Menurut Putri, BSU sedang mencoba menerapkan sistem riset untuk siswa SMP dan SMA. Untuk siswa SMP, lanjutnya, tingkat kesulitan dari percobaan itu ialah siswa diberikan modul dan langkah kerja percobaan dipandu oleh pengajar dari BSU. Kemudian, eksperimen itu akan dibahas satu per satu.

Lain halnya untuk SMA. Siswa harus memikirkan sendiri langkah-langkah percobaan yang harus dilakukan, termasuk teori fisika yang mendukung langkah-langkah itu. Lalu, siswa akan dibiarkan untuk bereksperimen dan dibahas kemudian. Untuk modul-modul tertentu pun, kata Putri, siswa harus membuat laporan setelah selesai eksperimen.

Tim Sains Film “Naura dan Genk Juara”

Kompas Gramedia Production bekerja sama dengan Creative & Co memproduksi film musikal anak-anak berjudul “Naura dan Genk Juara”. Film yang akan rilis bulan November 2017 ini bekerja sama dengan BSU dalam proses pembuatannya sebagai tim sains.

“Karena pada film tersebut banyak sekali adegan yang bertema sains. Tepatnya, BSU menjadi supervisor dalam film musikal tersebut,” Putri menjelaskan.

Selama proses produksi film, lanjutnya, BSU mempersiapkan kebutuhan yang berkaitan dengan alat perlengkapan percobaan sains, termasuk membuat beberapa alat dan memperagakan berbagai macam eksperimen. Putri menyebutkan peran BSU lainnya, yaitu membimbing dan mengajar para pemeran dalam melakukan dan mempersiapkan eksperimen.

Percobaan-percobaan sains yang dilakukan oleh BSU pada proses produksi film, yakni Coca Cola Mentos, perahu sabun, robot suntikan, roket air, susu warna-warni, api menari, bazooka powder, pisang beku, savonius, Mr. Bean, robot, balon uap, dan banyak lagi.

Kegiatan BSU tidak hanya sekadar mengajar dan menjadi tim sains untuk produksi film saja, juga sempat berpartisipasi dalam acara Festival Anak Bertanya (FAB) pada 2015 dan 2017. BSU menjadi pengisi acara Science Show dan menampilkan beragam alat yang berhubungan dengan teknologi dan sains. Selain itu, BSU sempat menjadi fasilitator pada kegiatan lokakarya bertema Crime Scene Investigation (CSI) di SMA St. Laurentius Banten. Kemudian, menyelenggarakan perlombaan Gamaliel’s Science Day bersama dengan SD Gamaliel. Dan, menyelenggarakan science fair di SD Santa Maria dan SD Santo Yusup Cimahi.