Home / Berita Terkini / Asia Pacific Design Challenge x Industrial Design Exhibition Alley

Asia Pacific Design Challenge x Industrial Design Exhibition Alley

Jurusan Teknik Industri Universitas Katolik Parahyangan berkolaborasi dengan Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Industri Universitas Katolik Parahyangan (HMPSTI Unpar) dan Ikatan Alumni Teknik Industri (IATI UNPAR) kembali menggelar rangkaian acara Asia Pacific Design Challenge (APDeC) keempat dan Industrial Design Exhibition Alley (IDEA) ketiga pada tanggal 2-4 Mei 2019. APDeC x IDEA 2019 diadakan untuk memperkenalkan pentingnya peranan desain pada aktivitas sehari-hari masyarakat umum, meningkatkan jejaring akademik, mempertajam serta memperbaharui keilmuan teknik industri, dan juga mempublikasikan hasil karya mahasiswa teknik industri kepada masyarakat umum.

APDeC merupakan sebuah ajang pengembangan keilmuan desain produk yang terdiri dari kegiatan lomba desain produk untuk mahasiswa dan seminar nasional desain produk. Perlombaan desain produk se-Asia Pasifik ini diikuti oleh mahasiswa dari dalam maupun luar negeri yang berasal dari berbagai jurusan. Dalam perlombaan ini, peserta diberikan waktu selama 18 jam untuk merancang suatu produk yang inovatif, baik itu berupa produk hardware maupun software.

Bersamaan dengan APDeC diselenggarakan pula seminar nasional desain produk yang menghadirkan beberapa praktisi-praktisi desain produk terkemuka di indonesia, seperti Richard Aditya (Head of GrabBike Indonesia), Iman Kusnadi (Founder/CEO Ritase.com), Purnomo Yustianto (Analis Smart City BP2D Jawa Barat), Abel Kelsey (Interaction Designer Traveloka), dan Pradita Utama (Vice President Qlue Smart City). Di sisi lain, kegiatan IDEA merupakan sebuah showcase produk yang dihasilkan oleh mahasiswa TI yang sedang menempuh mata kuliah perancangan produk.

“Tema yang diangkat oleh APDeC x IDEA pada tahun ini adalah User Experience Design: Leading Mobility and Transportation, yang mana dengan mengedepankan suatu produk design user experience, konsumen dapat mendapatkan pengalaman yang lebih dari produk yang dipakainya,” tutur Thalia Augustine, selaku wakil ketua pelaksana acara. APDeC x IDEA berfokus terhadap sektor transportasi karena melihat keseharian masyarakat akan konsumsi transportasi yang tinggi, sehingga diharapkan peserta dapat mengembangkan kreativitas, inovasi, dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan transportasi yang nyaman.

“Dari APDeC x IDEA (kami) berharap rancangan yang dibuat mahasiswa bisa membantu dan menambah wawasan terkait transportasi, karena kedepannya kami merasa industri 4.0 berkorelasi dengan teknologi. (Selain itu) harapannya bisa menunjukan bahwa mahasiswa-mahasiswa di Asia Pacific mempunyai ide-ide yang menarik dan mungkin bisa direalisasikan dengan nyata untuk masyarakat. Menambah kesadaran terhadap transportasi, betapa pentingnya di Indonesia sehingga nanti dengan merambahnya teknologi terutama di bidang transportasi kita bisa mengerti cara mempergunakan itu secara optimal,” tutup Erik Novaldi selaku wakil eksternal HMPSTI.