Home / Berita Terkini / Aplikasi KIRI, Salah Satu Solusi Wujudkan Smart City
Sumber Foto: Channel News Asia

Aplikasi KIRI, Salah Satu Solusi Wujudkan Smart City

Kota Bandung dikenal oleh dunia sebagai salah satu Kota Pintar (Smart City) yang maju di Indonesia, bahkan di Asia. Dalam beberapa tahun terakhir, semangat dan sinergi antara masyarakat dan pemerintah kota menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan yang pesat di Kota Bandung. Hal ini terlihat dalam kerja keras warga Bandung, dalam mengembangkan kreativitas, baik sebagai wirausahawan berbasis ekonomi kreatif, aktivis dalam berbagai komunitas, maupun sebagai penggerak kemajuan teknologi informasi dan media sosial.

Keunikan Bandung yang mampu menyelaraskan kemajuan teknologi dengan kehidupan sosial budaya masyarakatnya menarik perhatian masyarakat internasional. Channel NewsAsia meliput perkembangan Kota Bandung sebagai salah satu kota pintar Asia dalam program Smart Cities 2.0, yang ditayangkan Sabtu, 18 Maret lalu. Untuk memahami keberhasilan Bandung menjadi kota pintar, Prof. Jason Pomeroy mewawancarai berbagai narasumber yang memiliki andil dalam mewujudkan Bandung Smart City.

Salah satu narasumber dalam program tersebut adalah Pascal Alfadian Nugroho, dosen Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Informasi dan Sains, Universitas Katolik Parahyangan. Pascal adalah perancang dari aplikasi berbasis Android yang bernama “KIRI”, yang kini digunakan oleh 15 hingga 20 ribu pengguna setiap bulan.

Aplikasi ini merupakan jawaban bagi permasalahan angkutan umum yang ada di Bandung. Sistem angkutan umum, yang didominasi oleh Angkutan Kota (Angkot), tidak memiliki perhentian yang sudah ditentukan sebelumnya, sehingga menyulitkan bagi orang yang perlu berpindah, dari rute satu ke rute yang lain, untuk mencapai tujuan akhir. Kiri menjadi solusi navigasi bagi orang yang menggunakan Angkot di Kota Bandung.

Lewat pengalamannya menggunakan Angkot di Bandung, dan membandingkannya dengan sistem navigasi transportasi di Singapura, Pascal terinspirasi untuk menghadirkan aplikasi yang akan memudahkan penggunanya dalam menggunakan transportasi umum di Kota Kembang ini. “Di Singapura, mereka memiliki banyak teknologi untuk menolong orang dalam melakukan navigasi. Saya berpikir, ‘mengapa saya tidak melakukan hal yang serupa?’” ujarnya dalam wawancara tersebut. Pascal menambahkan, orang-orang di Kota Bandung, khususnya pembuat aplikasi (app developer), juga mahasiswa, memiliki tekad untuk mewujudkan kota pintar yang lebih baik bagi masyarakat.

Aplikasi KIRI menjadi bukti bahwa peran dan kontribusi masyarakat, yang sesuai dengan bidang ilmu serta keahlian masing-masing, sangat penting dalam menciptakan kota pintar.