Home / Alumni / Alumni Unpar Berbagi Kasih

Alumni Unpar Berbagi Kasih

Tidak ada salahnya berbagi kasih bagi sesama yang membutuhkan. Hal ini menjadi kekuatan pendorong bagi Ikatan Alumni Universitas Katolik Parahyangan (IKA Unpar) untuk berbagi kasih menyambut natal tahun ini. Dalam kegiatan bertajuk ‘Alumni Berbagi Kasih’ yang diselenggarakan pada Selasa (19/12), alumni Unpar membagikan kebahagiaan Natal di enam lokasi di sekitar Kota Bandung, yaitu Panti Sosial Bakti Pertiwi, Rumah Singgah Kasih, Wisma Lansia Nasution, Yayasan Ruth, Pondok Lansia Tulus Kasih, dan Panti Sosial Tresna Wredha Nazareth.

Setiap lokasi memiliki kebutuhan yang berbeda-beda, sesuai dengan karakteristik penghuninya. Untuk mengoptimalkan bantuan yang diberikan, pihak IKA menggandeng organisasi Korps Gabungan Sukarela (Korgala) Unpar dalam menentukan kebutuhan bagi masing-masing penerima. Alumni Unpar memberikan berbagai barang kebutuhan hidup seperti sembako, perlengkapan mandi, biskuit, serta perlengkapan penunjang lainnya.

Kegiatan ini mendapatkan sambutan yang sangat baik dari Rektor Unpar Mangadar Situmorang Ph.D. beserta jajarannya yang hadir dalam pembukaan kegiatan di Lobby Rektorat Unpar. Ia sendiri berharap agar bantuan para alumni Unpar mampu menjadi berkat natal bagi yang membutuhkan. Sambutan ini kemudian dibalas oleh beberapa perwakilan IKA Unpar serta koordinator kegiatan Rudi Manurung. Dalam kegiatan ini pula secara simbolis pihak IKA Unpar dan universitas memberikan bingkisan natal bagi pegawai Unpar.

Penuh kebahagiaan

Antusiasme sangat terasa saat tim dari IKA Unpar dan Korgala menyambangi satu persatu lokasi tujuan untuk membagikan bantuan. Pihak alumni sendiri sengaja memilih lokasi yang ‘jarang’ dikunjungi. Contohnya, salah satu lokasi yang dikunjungi, Tulus Kasih, menjadi tempat bagi para lansia yang memiliki kebutuhan khusus, baik dari segi fisik maupun dari segi psikologis. Meski memilliki keterbatasan, ‘oma dan opa’ ini menunjukkan semangat hidup yang luar biasa dan menerima tim Unpar dengan senyum bahagia.

Tempat lain, misalnya Wisma Lansia Nasution, menghadirkan cerita tersendiri. Para lansia yang tinggal di rumah ini tidak hanya datang dari satu golongan saja. Meski ada perbedaan latar belakang kehidupan, bukan berarti para penghuni tidak dapat hidup rukun. Mereka kompak dan berani unjuk kebolehan bernyanyi, berpuisi, dan melakukan gerakan senam dengan semangat.

Kebahagiaan yang dibagikan oleh alumni Unpar juga terasa di Rumah Ruth dan Rumah Singgah Kasih. Salah satunya di Rumah Ruth, sebuah rumah singgah yang berada di Jalan Sukajadi. Dengan mengangkat tujuan ‘Karena Masa Depan Sungguh Ada’, pemilik dari Rumah Ruth ini telah merawat sejumlah bayi yang tidak memiliki ataupun dititipkan orang tuanya.

Di Rumah Singgah Kasih, IKA Unpar turut berbagi dan bercengkrama dengan pemiliknya langsung. Rumah Singgah Kasih merupakan sebuah tempat berkumpul dan berbagi pengalaman dan informasi khususnya yang berkaitan dengan penyakit kanker. Rumah Singgah Kasih dikelola oleh Bandung Cancer Society (BCS) yang dibentuk dari kerja sama dari beberapa alumni Unpar yang pernah mengidap kanker maupun telah mengurus penderita kanker.

Menjalin tali kasih bukan hal yang sulit untuk dilakukan. Dengan kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan, kita dapat menyebarkan kebahagiaan seperti kegiatan Berbagi Kasih Bersama IKA Unpar.