Home / Berita Terkini / Act Against AIDS
Act Against AIDS

Act Against AIDS

Bekerja sama dengan Komunitas Rumah Cemara, Lembaga Kepresidenan Mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan (LKM Unpar) melalui Direktorat Jenderal Pengabdian Masyarakat, telah melaksanakan salah satu kegiatan fungsional berkala yaitu “Act Against AIDS” pada Sabtu (26/11). Acara tersebut juga merupakan rangkaian dalam memperingati Hari AIDS sedunia yang akan jatuh pada 1 Desember.

Komunitas Rumah Cemara adalah salah satu komunitas yang mempunyai visi dan misi menghilangkan stigma kepada ODHA (Orang dengan HIV/AIDS) yang selama ini sering terdiskriminasi dengan keadaan mereka.

Kegiatan yang dilakukan adalah pertandingan futsal antara Komunitas Rumah Cemara vs LKM Unpar yang dilanjutkan dengan makan siang bersama kemudian diskusi bersama berkenaan dengan HIV/AIDS.

Melalui diskusi ini dihasilkan beberapa kesimpulan terkait penularan penyakit HIV/ AIDS itu sendiri. Berinteraksi langsung (melalui berjabat tangan, makan bersama atau interaksi lainnya) tidak akan menyebarkan HIV/AIDS secara langsung. Hal yang dapat menularkan penyakit tersebut melainkan melalui pemakaian jarum suntik secara bergantian dan  hubungan seks yang tidak aman. Diharapkan lewat diskusi tersebut dapat secara kontinu menghilangkan stigma kepada ODHA terkait penularan HIV/ AIDS yang membuat ruang gerak para pengidap menjadi terbatas.

“Acara ini bagus banget untuk dilanjutkan, dimana acara ini juga sudah pernah dilakukan tahun lalu. Karena kita mahasiswa memiliki pengetahuan yang sedikit mengenai HIV/AIDS sehingga munculah stigma-stigma negatif kepada pengidap”, terang Satria Bayu dalam wawancaranya dengan Tim Publikasi Unpar.

Satria, yang merupakan Dirjen Pengabdian Masyarakat LKM Unpar, mengungkapkan harapannya lewat kegiatan tersebut agar mahasiswa Unpar menjadi lebih aware serta mengetahui lebih dalam terkait HIV/AIDS itu sendiri. Ia mengajak Unparian untuk melawan HIV/AIDS tetapi bukan menjauhi para pengidap. “Karena mereka juga membutuhkan support moral dari lingkungan sekitar sehingga tetap dapat berkarya”, ungkapnya.