Home / Alumni / 23 Tahun FTI, Semakin Berjaya Mewujudkan the Great Unpar

23 Tahun FTI, Semakin Berjaya Mewujudkan the Great Unpar

Selang satu hari setelah perayaan Dies Natalis Fakultas Teknologi Informasi dan Sains (FTIS) Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), pada Kamis (21/4), Fakultas Teknologi Industri (FTI) Unpar menyelenggarakan Dies Natalis ke-23 bertempat di Gedung FTI.

“Perayaan Dies Natalis FTI yang ke-23 ini terasa berbeda, teristimewa karena pertama kalinya sejak FTI didirikan, Program Studi Teknik Industri dan Progam Studi Teknik Kimia, keduanya telah terakreditasi dengan peringkat A”, ujar Dr. Thedy Yogasara, S.T., M.Eng.Sc selaku Dekan FTI Unpar.

“Pertama kalinya pula, hari ulang tahun FTI dirayakan bersama dosen dan mahasiswa dari program studi ke-3, yaitu Teknik Elektro Konsentrasi Mekatronika”, tambah beliau dalam kata sambutannya.

Beliau juga mengatakan bahwa pencapaian cita-cita mewujudkan the Great FTI membutuhkan usaha yang besar dan kerjasama dari seluruh sivitas akademika FTI Unpar beserta para pemangku kepentingan. Dalam kesempatan ini, Dr. Thedy mengajak seluruh insan FTI untuk bersatu hati membangun FTI dan Unpar. Dalam penuturannya, beliau meyakini bahwa dengan kebersamaan dan fokus pada peningkatan kualitas, diiringi loyalitas dan integritas, FTI akan semakin berjaya.

Serangkaian acara seperti bedah buku ajar jurusan ilmu teknik/teknologi/bioteknologi, pameran poster dan produk hasil penelitian dosen dan mahasiswa/i FTI, kaleidoskop 2016, penghargaan prestasi dosen, karyawan, dan mahasiswa/i serta berbagai perlombaan tingkat fakultas turut memeriahkan acara ulang tahun FTI kali ini.

Orasio Dies ke-23 FTI bertajuk “Potensi, Pengelolaan, dan Teknologi Pemanfaatan Biomassa serta Listrik Terbarukan untuk Ketahanan Energi Indonesia di Masa Depan” disampaikan oleh Dr. Tedi Hudaya, S.T., M.Eng.Sc. Dalam orasinya, dikatakan bahwa Indonesia sudah berada dalam krisis energi karena ketergantungan yang tinggi pada bahan bakar fosil, terutama minyak bumi yang memberatkan APBN dan menguras devisa, mengingat cadangannya yang kian menipis.

“Indonesia harus memiliki tidak hanya kemampuan (knowledge & technology) melainkan juga kearifan (wisdom) di dalam mengelola dan memanfaatkan aneka jenis sumber daya energi (fosil, EBT, dan nuklir) yang dimilikinya untuk menjamin ketahanan energi nasional bagi generasi mendatang”, terang beliau. Beliau turut memaparkan bahwa potensi biomassa dan listrik terbarukan Indonesia sebagai sumber energi teramat besar, namun baru sedikit sekali yang sudah termanfaatkan.

Dalam perayaan Dies FTI, perwakilan Yayasan Unpar, Bapak Antonius Tardia serta Wakil Rektor Bidang Modal Insani dan Kemahasiswaan, Dr. Paulus Sukapto — mewakili Rektor Unpar, Mangadar Situmorang, Ph.D., turut hadir dan menyampaikan kata-kata sambutan.

“Saya berharap, dengan menginjak usia yang ke-23 tahun ini, FTI bisa semakin maju dan berjaya serta kontribusi dosen-dosen FTI dapat terus membantu mewujudkan visi the Great Unpar melalui kegiatan-kegiatan FTI, pencapaian-pencapaian, dan akreditasi program studi”, tutur Dr. Paulus Sukapto menutup kata sambutannya.